pada kesempatan ini. Semua kabupaten Kota mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan Kendala dan kondisi di wilayah masing-masing dalam penyaluran Bantuan Sosial di daerah. Karena, pada 2021 ini banyak hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan dilapangan, sehingga mengalami keterlambatan penyaluran, dimulai dari Data yang kurang valid, saldo nol dan data penerima bantuan masih banyak yang kategori mampu.
" Kepala Dinas Sosial mengharapkan kinerja daerah yang ekstra dalam mengentaskan kemiskinan, karena pengelolaan data saat ini semua sudah di kelola melalui dengan Aplikasi Siks -NG. Selain itu dinas sosial provinsi Kalimantan Utara juga akan merilis sebuah Aplikasi SIKS Daerah yang akan di sebarkan kepada semua Daerah dalam waktu dekat ini" (pungkas Bapak Heri Rudiyono).
Selain itu, pada kesempatan Rakor kali ini, juga membahas permasalahan dan mencari solusi di lapangan ketika terjadi kendala atau masalah. Adapun jenis bansos yang sudah berjalan di Kalimantan Utara, yaitu Bantuan Sosial Tunai (BST), Program S mbako, PKH, PBID dll yang diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Utara yang masuk dalam kategori miskin. Selain itu untuk mendapatkan bantuan sosial ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
Data orang miskin atau calon penerima bantuan harus masuk dalam data SIK-NG.
Untuk info lebih lanjut mengenai bantuan dapat menghubungi pihak kelurahan maupun desa di wilayah masing-masing. Karena saat ini aplikasi pendataan warga miskin sudah diberikan ke pemerintah ditingkat bawah yaitu pihak desa.